Kamis, Januari 18, 2018

Bedah Nalar Kritis Kader PMII se-Ngawi melalui TOT






Ngrayudan, 12/01/2017
Dalam rangka membangun mental dan intelektual sumber daya manusia khususnya bagi kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) baik di lingkup komisariat maupun cabang, PC PMII Ngawi mengadakan Training Of Trainer (TOT).
Kegiatan yang terlaksana selama 4 hari, Jum’at-Senin (12-15/01/2018) yang berlokasi di Balai Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, sekitar 45 kader PMII dari komisariat             se-Kabupaten Ngawi maupun pengurus cabang ikut turut serta dalam pelatihan  tersebut.
Beberapa pemateri yang sudah ahli dihadirkan dengan maksud untuk memaparkan bagaimana pentingnya menjadi kader yang intelektual dan dapat mentransformasinya pemikirannya ini. Pemateri yang dihadirkan antaranya adalah Syamsul Wathoni (Ketua Komisi Pemilihan Umum Ngawi), Haris Musthofa (mantan Ketua Komisariat PMII Universitas Airlangga ) dan Wahyu Saputra (Dosen Insuri Ponorogo).
Dengan tema” Menumbuhkan Kader Intelektual dan Transformatif”. Seperti telah dipaparkan oleh Ketua Umum PC PMII Ngawi,Sahabat Alifin, tujuannya adalah terciptanya standarisasi pada pengurus cabang maupun komisariat sehingga bisa mendorong proses kaderisasi secara tuntas,  materi selama kegiatan adalah mengenai pengembangan analisa diri, cita diri kader  ulul albab, serta paradigama kritis transformatif  ditambah analisa sosial.
“Selama TOT, peserta diberikan materi yang sangat baik bagi kebutuhan kader-kader dalam masa pengembangan pemikiran, dan  juga gaya penyampaian materi yang berbeda-beda dari setiap pemateri semakin menarik minat peserta untuk menuntaskan semua materi TOT. Untuk jadwal pagi ada outbound juga untuk membangkitkan semangat setelah menghadapi banyak materi yang menguras pikiran,” tambah Alifin kepada redaksi Team Cyber Komisariat IAI Ngawi.
Ia berharap dengan mengikuti TOT ini kader-kader PMII dalam ruang lingkup komisariat se-Kabupaten Ngawi mampu menggerakkan organisasi serta mengawal kaderisasi di masing-masing komisariat dengan totalitas dan loyalitas penuh terhadap PMII khususnya daerah Ngawi. (ardi/pkiaingawi)

2 komentar: